Pages

Kamis, 21 April 2011

rindu

dengan aku berpikir secara mendalam hingga terlepas dari batas pemikiranku...
ku mulai bertemu dengan yang seharusnya ada dalam dunia kedua dalam hidupku...
dunia yang penuh dengan kebenaran akan semua hal yang terselimuti oleh batas logika kehidupan yang menyesatkan hati nurani terdalam di dalam kerajaan hidupku..... sekali aku mulai dengan keyakinan dalam anganku yang buram dengan kabut-kabut kerinduan akan dekapan kalbu darimu

TIGA KOMPONEN UTAMA KEPEMIMPINAN

Tiga komponen utama kepemimpinan
Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan suatu fenomena multidimensional, sebab didalamnya mengandung banyak makna filosofis, seperti moral, etika dan perilaku, yang memerlukan pemahaman dari berbagai sudut dimensi, seperti; pola pikir, paradigma, komitmen, dan perilaku, situasi lingkungan dan perkembangannya. Sampai saat ini studi kepemimpinan berfokus pada ciri-ciri pribadi, keterampilan dan perilaku. Berkembanglah dua aliran kepemimpinan. Pertama, yaitu aliran sifat yang menekankan pada konsep pemikiran, keberhasilan kepemimpinan sangat ditentukan oleh faktor perilaku. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahan, keduanya merupaka dasar-dasar kepemimpinan yang berkembang sesuai dengan arus globalisasi dan tantangan zamannya.
Disamping dua aliran atau pendekatan tersebut, kepemimpinan juga dapat dikaji melalui proses, yaitu serangkaian interaksi antara pimpinan dengan pengikut, yang didalamnya terkandung berbagai dimensi pola pikir (paradigm), komitmen dan perilaku. Dan perlu diingat bahwa kepemimpinan sebagai suatu proses selalu terjadi dalam situasi.
Esensi kepemimpinan adalah kepengikutan yaitu bahwa penyebab seseorang diterima sebagai pemimpin apabila ada kemauan orang lain mengikutinya.
Dari konsep pemikiran ini lahir suatu definisi, bahwa kepemimpina adalah “seni atau proses mempengaruhi orang lain, sedemikian rupa sehingga mereka mau melakukan usaha atau keinginan untuk bekerja dalam rangka pencapai tujuan kelompok”.
Konsep ini kemudian diperluas lagi bahwa yang dimaksud dengan keinginan untuk bekerja, ialah keinginan bekerja disertai dengan penuh semangat kepercayaan.
Timbulah satu fenomena, seorang pemimpin adalah orang yang dikagumi oleh orang lain atau bawahan/pengikut, sehingga ada kecenderugan apa yang dilakukan dan dimilikinya untuk diwujudkan dan ditiru.
Ada tiga komponen utama kepemimpinan,yaitu:
1. Sosok pribadi, yang bertumpuk pada pola pikir, sikap atau disebut pula paradigma dan komitmen.
2. Perilaku, yang tercermin pada proses interaksi, dalam arti sampai sejauh mana pemimpin melibatkan pengikut dalam pengambilan keputusan.
3. Situasi, dimana lingkungan (environmenent) kerja yang sangat berpengaruh terhadap kepimpinan.
Jadi peran utama kepemimpinan, ialah “ dengan segala keunggulan pola pikir, sikap dan perilakunya, untuk mengajak atau meyakinkan seluruh pengikut atau bawahan sedemikin rupa, agar mereka mau memberikan kontribusi bagi tercapainya tujuan organisasi dengan kemampuan maksimal mereka”.
Secara skematis komponen dominan dalam kepemimpinan dapat digambarkan sebagai berikut


Sabtu, 16 April 2011

Tanpa judul

Aku tidak seperti tentara..
Yang tegap dan gagah dengan baret di kepalanya..

Akupun tidak seperti borjuis yang berpakaian mewah dengan jas setelan ESMUD menghias badannya..

Dan aku mungkin tidak seperti yang kau harapkan..
Karena aku hanyalah manusia biasa, yang ingin melangkah namun tak tahu jalan mana yang harus ku lewati..

Seperti kata orang.. "untuk apa gelar SARJANA..???"
dan sepintas ku terpikir.. Apakah kau tidak mengharapkanku seperti pertanyaan orang-orang itu..

Ironis ku tertembak
sebelum ku berperang...

27-01-2011

Manajemen outbond

Kali ini kita akan sedikit membahas mengenai organisasi khususnya sistem kaderisasi.
Karena sistem/ metode kaderisasi itu banyak oleh karena itu saya mencoba ambil satu sistem yang sering kita jumpai di dalam organisasi.
Lets go..
a. Learning organization
suatu organisasi yang secara terus menerus belajar secara kolektif dan sungguh2 dan yang terus mentransformasikan dirinya supaya menjadi lebih baik dalam mengoleksi, mengelola dan menggunakan pengetahuannya bagi keberhasilan dirinya sendiri.
Untuk menjadi organisasi seperti itu kita harus memahami tentang konsep disiplin dan prinsip2nya.. Serta harus di praktekan secara nyata.
B.Latihan kepemimpinan dengan pendekatan outbond akan memberikan manfaat bagi peserta kaderisasi bilamana konsep-konsep, asas-asas maupun prinsip-prinsipnya di terapkan secara nyata di lapangan.
Dalam pelatihan kepemimpinan di alam bebas ini memiliki kaitan dengan materi2 yg ada sebagai satu kesatuan pemikiran yang utuh dan sistemik. Aplikasi pengalaman kepemimpinan outbond tidak hanya untuk pengalaman pribadi namun harus terkait dg pengalaman tentang tugas yang diemban sehari-harinya.
Apabila seseorang yang dihadapkan dengan lingkungan/alam yg sifatnya srategik, seseorang tersebut akan dituntut oleh organisasinya agar dpt bertindak cerdas sebg "direction setter" yang mampu membawa organisasi'y ke arah "favourable areas" dan dapat menghindar dari berbagai jebakan "pitfalls" yang dihadapi organisasi
c. Tujuan
- mampu mengembangkan "insight" tentang "personal mastery" yang di miliki.
- mampu menciptakan iklim kerjasama di dalam tim atau "interpersonal mastery"
- mampu memiliki pemahaman tentang konsep dan prinsip2 "organization learning"
- mampu memiliki "environmental mastery"

huh capek.. Mav yah posting'y pake hape.. Capek bgt ngetiknya..
Semoga bermanfaat z lah.